Tag
Coretax DJP
5 panduan membahas topik ini.
Multi-KBLI & Multi-Lokasi UMKM 2026: 1 NIB Banyak Cabang, NITKU & Coretax
Aturan multi-KBLI dalam 1 NIB, KBLI 46 vs 47 wajib pisah, KKPR per koordinat (1 perusahaan 50 lokasi = 50 KKPR), NPWP cabang dihapus diganti NITKU pasca PMK 136/2023 + Coretax.
PP 20/2026: Membaca Ulang Arah PPh Final UMKM 0,5%
Analisis substansi PP 20/2026 yang merevisi PP 55/2022: subjek dibatasi, fasilitas dipermanenkan untuk WP OP & PT Perorangan, dan implikasinya bagi PT/CV yang harus pindah ke PPh Badan biasa.
Panduan PPh Final UMKM 0,5% 2026: Setelah Revisi PP 20/2026
Cara hitung, setor, lapor PPh Final 0,5% setelah revisi PP 20/2026: subjek kini hanya WP OP, PT Perorangan, Koperasi. PT biasa/CV tidak lagi memenuhi syarat. Tarif permanen untuk OP, lapor via Coretax DJP.
Pembukuan & Pajak UMKM dari Nol: Panduan Tata Kelola Keuangan 2026
Cara menyusun pembukuan dan kepatuhan pajak UMKM dari nol: pisahkan keuangan pribadi-usaha, pencatatan vs pembukuan (Pasal 28 UU KUP), bagan akun, laporan SAK EMKM, PPh Final 0,5%.
Panduan Pendirian PT, PT Perorangan & CV di Indonesia 2026
Cara mendirikan PT, PT Perorangan, atau CV di Indonesia 2026: pilih bentuk, akta notaris, SK Kemenkumham, NPWP via Coretax, NIB OSS RBA per PP 28/2025, hingga kewajiban rutin pasca-pendirian.